CATATANAKTUAL.COM, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus memperkuat kualitas pengelolaan anggaran guna mendorong percepatan pembangunan daerah, di tengah berbagai tantangan geografis dan kebutuhan infrastruktur yang masih besar.
Komitmen itu ditegaskan Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengguna Anggaran (PA) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Tahun Anggaran 2026 di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (29/4).
Dalam arahannya, Ingkong menyoroti karakteristik Kaltara sebagai provinsi dengan wilayah luas, akses yang masih terbatas, serta tantangan pembangunan yang membutuhkan tata kelola anggaran yang efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, di balik tantangan tersebut, Kaltara memiliki potensi besar yang harus dioptimalkan, mulai dari sektor energi, pembangunan infrastruktur, hingga pengembangan kawasan perbatasan sebagai motor pertumbuhan ekonomi.
“Pembangunan harus direncanakan dengan baik, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Ingkong, kepada CatatanAktual.com, Rabu 29 April 2926.
Ia menekankan, pengadaan barang dan jasa memiliki posisi strategis dalam mendukung keberhasilan program pembangunan. Karena itu, prosesnya harus berjalan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Peran PA dan KPA, kata dia, menjadi sangat penting untuk memastikan seluruh tahapan pengelolaan anggaran berjalan sesuai aturan, berlandaskan prinsip good governance, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
“Pengadaan bukan sekadar urusan administrasi, tetapi bagian penting dalam percepatan pembangunan,” tegasnya.
Ingkong juga menegaskan setiap program pemerintah harus menjawab kebutuhan riil masyarakat, mulai pembangunan jalan dan jembatan, layanan listrik dan air bersih, hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Melalui bimtek tersebut, ia berharap kapasitas aparatur pengelola anggaran semakin meningkat, koordinasi antar perangkat daerah makin kuat, serta terbangun komitmen bersama untuk menghadirkan pengelolaan anggaran yang berkualitas.
“Pastikan setiap rupiah yang dikelola benar-benar memberi dampak bagi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara,” pungkasnya.
Penulis : Ynvld | Editor : Gremon















