Hadapi Ancaman Siber, DKISP Kaltara Tingkatkan Kompetensi SDM Keamanan Digital

  • Bagikan

CATATAN, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) terus memperkuat sistem keamanan digital guna menghadapi perkembangan ancaman siber yang semakin kompleks.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Tools Keamanan Siber yang melibatkan tim teknis Persandian dan Aptika DKISP Kaltara bekerja sama dengan Peris.ai Cybersecurity. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala DKISP Kaltara, Dr. H. Iskandar, S.IP., M.Si., di Ruang Rapat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara, Senin (17/5).

banner 728x90

Dalam sambutannya, Iskandar menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang selama ini terjalin dalam mendukung penguatan keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara.

“Snergi antara pemerintah dan mitra strategis menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan sistem digital pemerintahan,” ujarnya, Selasa 19 Mei 2026.

Ia menjelaskan bahwa ancaman siber saat ini berkembang sangat cepat sehingga menuntut instansi pemerintah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, baik dari sisi teknologi maupun sumber daya manusia. Berbagai perangkat keamanan seperti Extended Detection and Response (XDR), Network Detection and Response (NDR), Attack Surface Management (ASM), hingga Endpoint Detection and Response (EDR) dinilai memiliki peran penting dalam mendeteksi dan mencegah potensi serangan terhadap sistem pemerintahan.

Meski demikian, Iskandar menegaskan bahwa keberhasilan perlindungan siber tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi. Kemampuan personel dalam mengelola, memantau, dan merespons ancaman menjadi faktor utama dalam menjaga keamanan data dan informasi daerah.

“Kita berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai sarana meningkatkan kompetensi sekaligus forum untuk berdiskusi mengenai berbagai kendala teknis yang dihadapi dalam pengelolaan sistem keamanan digital,” pintanya.

Melalui kegiatan ini, DKISP Kaltara menargetkan peningkatan kapasitas tim teknis agar mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi keamanan siber, sehingga tata kelola pemerintahan berbasis elektronik dapat berjalan lebih aman, andal, dan akuntabel.

Penulis : Ryn

  • Bagikan