CATATAN, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya mendukung pembentukan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mandiri di Kaltara. Sebagai bentuk dukungan, Pemprov menyiapkan lahan terpadu seluas 20 hektare di Tanjung Selor untuk mempercepat realisasi pembangunan fasilitas tersebut.
Komitmen itu disampaikan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur, Syahrioma Delavino, S.Sos., M.H., beserta jajaran di Ruang Rapat Kerja Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (9/6).
Gubernur Zainal menjelaskan, dua lokasi strategis telah disiapkan dengan total luas mencapai 20 hektare. Salah satunya berasal dari dukungan pemerintah daerah, sedangkan lokasi lainnya merupakan hibah dari tokoh adat Kesultanan Bulungan.
“Sekarang sudah ada dua lokasi yang disiapkan dengan total luas mencapai 20 hektare. Ini menjadi langkah penting untuk mempercepat pembentukan Kanwil Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mandiri di Kaltara,” ujar Zainal.
Menurutnya, keberadaan Kanwil Imigrasi yang mandiri menjadi kebutuhan mendesak mengingat aktivitas investasi, kawasan industri, dan mobilitas tenaga kerja asing di Kaltara terus meningkat. Sebagai provinsi perbatasan, pengawasan keimigrasian dinilai perlu diperkuat.
“Kita akan membantu sepenuhnya agar Kantor Imigrasi definitif dan mandiri di Kaltara dapat segera terwujud,” tegasnya.
Selain menyiapkan lahan, Pemprov Kaltara juga menyediakan ruang kerja sementara di lingkungan Kantor Gubernur untuk mendukung pelayanan keimigrasian, seperti pengurusan paspor dan visa, hingga kantor permanen selesai dibangun.
Audiensi tersebut juga membahas kondisi lembaga pemasyarakatan di Kaltara yang mengalami kelebihan kapasitas, terutama di Lapas Tarakan dan Lapas Nunukan.
“Kondisi over kapasitas ini tentu membawa ancaman kerawanan gangguan keamanan dan ketertiban. Untungnya, warga binaan kita selama ini masih kooperatif dan kondusif,” kata Zainal.
Pemerintah Provinsi berharap kawasan terpadu yang direncanakan nantinya tidak hanya mendukung pelayanan keimigrasian, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang dalam pengembangan fasilitas pemasyarakatan yang lebih representatif.
Di akhir pertemuan, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur, Syahrioma Delavino, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan respons cepat Pemprov Kaltara dalam mendukung pembentukan Kanwil Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mandiri.
Penulis : Ryn















